Fungsi dan Cara Menggunakan Buret [Panduan Sederhana]

Daftar isi: [Tampil]
Di dalam sebuah laboratorium, fungsi dan cara menggunakan buret kerap disinggung ketika berhubungan dengan reagen. Proses seperti titrasi sangat erat hubungannya dengan sebuah buret yang termasuk ke dalam glassware.

Mengenal Fungsi dan Cara Menggunakan Buret

Fungsi Buret

Buret adalah alat laboratorium yang digunakan dalam analisis kimia kuantitatif untuk mengukur volume cairan atau gas. Alat ini terdiri dari tabung gelas bertingkat dengan stopcock (steker balik, atau keran) di satu ujung.
buret full
buret full

Pada buret cair, stopcock ada di bagian bawah, dan volume tepat dari cairan yang dikeluarkan dapat ditentukan dengan membaca garis yang ditandai pada tabung gelas pada tingkat cairan sebelum dan sesudah dikeluarkannya carian.

Dalam buret gas, stopcock ada di atas. Tabung buret akan diisi dengan cairan, seperti air, minyak, atau merkuri, dan bagian bawah tabung melekat pada reservoir fluida.
Gas dikumpulkan dengan memindahkan fluida dari buret, dan jumlah gas diukur dengan volume fluida yang dipindahkan.

Cara Penggunaan

Pertama, bilas buret dengan larutan standar yang biasa digunakan, dan sejajarkan tabung buret secara vertikal. Kemudian Isi buret sedikit di atas tanda nol. Agar cairan tidak membanjiri stopcock, tiriskan buret tidak lebih dari kapasitas nominal.

Isi ulang buret dengan titran bebas dari gelembung udara hingga kira-kira 5 mm di atas tanda nol. Kuras cairan untuk mengatur titik nol secara akurat.

Perhatikan catatan bahwa penting agar meniskus harus dibaca setinggi mata (bebas paralaks). Untuk buret otomatis, Isi hingga sekitar 5 mm di atas tanda nol. Nantinya akan disesuaikan secara otomatis setelah pelepasan udara.

Bersihkan tetesan yang menempel pada ujung pelepasan. Buka sumbat dan tambahkan titran perlahan ke sampel (berisi indikator). Ujung pembuangan tidak boleh menyentuh dinding.
ilustrasi penjepit buret
ilustrasi penjepit buret

Yang terakhir, Terus putar wadah sampel dengan ringan sambil menambahkan titran, atau letakkan di atas pengaduk magnet. Baca volume yang dikeluarkan pada tingkat mata.

Tetes yang tersisa di ujung stopcock harus diseka dan dibilas. Hal ini adalah bagian dari volume yang dititrasi.

Hal yang Perlu Diperhatikan 

Dibandingkan dengan pipet, penanganan buret berbeda selama penggunaan praktis dan kalibrasi. Biasanya, volume yang digunakan dalam titrasi kurang dari volume nominal, dan cairan standar ditambahkan secara bertahap.

Penambahan dilakukan ketika cairan sudah mulai berubah warna, hal ini untuk menghindari overtitrasi.

Dalam praktiknya, waktu yang dibutuhkan untuk penambahan dropwise ini sama atau lebih lama dari waktu tunggu yang ditetapkan. Jadi bisa dikatakan bahwa waktu tunggu selama 30 menit adalah waktu rata-rata dan akan berbeda tiap penggunaannya.

Dalam setiap proses di dalam laboratorium, hal yang harus selalu diingat adalah masalah keamanan dan keselamatan. Maka dari itu, Anda harus memahami fungsi dan cara menggunakan buret dengan benar, agar semua praktek berjalan dengan lancar.

Post a Comment

Copyright © 2019

Kemdikbud.com